Gebyag Cah Angon
Gebyag Cah Angon
Setiap bulan Maulid, masyarakat Desa Entak, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, melaksanakan tradisi Gebyag Cah Angon sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas berkah kehidupan dan rezeki yang diterima. Tradisi ini ditandai dengan arak-arakan sapi menuju Pantai Pranji, diikuti para peternak atau cah angon yang mengenakan pakaian sederhana. Sapi-sapi dihias dengan pernak-pernik warna-warni, sementara warga berjalan bersama sambil melantunkan doa dan shalawat. Setibanya di pantai, masyarakat berdoa bersama lalu menikmati hidangan yang mereka bawa dari rumah dalam suasana penuh kebersamaan.
Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat pesisir Kebumen yang menjunjung tinggi gotong royong, kesederhanaan, dan keharmonisan dengan alam. Gebyag Cah Angon bukan hanya peringatan Maulid Nabi, tetapi juga wujud penghormatan terhadap profesi peternak yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Keindahan tradisi ini menjadi potensi budaya yang patut dilestarikan dan dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya khas Kecamatan Ambal.
(Sumber: Kebumen Update – “Lima Tradisi Unik Masyarakat Kebumen Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW”)
