Tingkatkan Kualitas SDM, 50 Pelaku Wisata Kebumen Terima Fasilitasi Sertifikasi Profesi BNSP Skema Kepemanduan Ekowisata
Tingkatkan Kualitas SDM, 50 Pelaku Wisata Kebumen Terima Fasilitasi Sertifikasi Profesi BNSP Skema Kepemanduan Ekowisata
KEBUMEN – Dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan yang kompeten dan berdaya saing, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen memfasilitasi 50 pelaku kepariwisataan dan ekonomi kreatif untuk mengikuti Uji Kompetensi Sertifikasi Profesi BNSP Skema Kepemanduan Ekowisata.
Kegiatan strategis ini diselenggarakan pada hari Rabu, 22 April 2026, bertempat di Aula Kolam Renang Watugede, Desa Wisata Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Ibu Frianty Kartika Widhi (Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif), Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Bapak Khairullah Ghazali beserta tim asesor, jajaran Tim Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparbud Kebumen, serta Pemerintah Desa dan Pengurus Desa Wisata Penusupan selaku tuan rumah.
Antusiasme Tinggi dari Berbagai Pelosok Kebumen
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, dalam sambutan pembukaannya, menyampaikan rasa bangga dan haru atas tingginya antusiasme masyarakat. Terbukti, pendaftaran calon peserta melebihi kuota yang disediakan hanya dalam kurun waktu dua minggu.
Pemerataan peserta juga menjadi sorotan positif. Ke-50 peserta tidak hanya berasal dari pusat kota, melainkan juga perwakilan dari kecamatan-kecamatan terjauh seperti Sadang, Mirit, Sempor, Ayah, hingga Rowokele.
Mereka merupakan garda terdepan pariwisata Kebumen yang terdiri dari berbagai unsur, meliputi:
Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW)
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)
Pengelola Desa Wisata
Pemandu Geopark
Pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf)
Pelaku Pramuwisata
Personil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen
Kualitas SDM Harus Imbangi Lonjakan Wisatawan
Sertifikasi ini dinilai sangat tepat waktu, mengingat momentum emas yang tengah diraih oleh sektor pariwisata Kebumen. Pada libur Lebaran tahun 2026 lalu, Kabupaten Kebumen sukses mencatatkan diri sebagai kabupaten dengan tingkat kunjungan wisata tertinggi se-Provinsi Jawa Tengah.
Tiga primadona Daya Tarik Wisata minat massal yang mencatatkan kunjungan tertinggi meliputi:
Pantai Mliwis
Pantai Menganti
Pantai Bocor Setrojenar
Selain pariwisata massal, sektor ekowisata juga menunjukkan prestasi gemilang. Rahayu River Tubing berhasil menjadi Desa Wisata dengan tingkat kunjungan tertinggi, mencapai rata-rata 1.250 orang per hari selama periode libur Lebaran.
"Kuantitas kunjungan yang masif ini harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan. Kunjungan yang tinggi tanpa dibarengi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten hanya akan menjadi euforia sesaat," tegas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam sambutannya.
Membangun Fondasi Pariwisata Berkelanjutan
Melalui fasilitasi dari Kementerian Pariwisata RI dan LSP Pariwisata Jana Dharma Indonesia ini, diharapkan lahir pemandu-pemandu ekowisata yang profesional dan bersertifikat nasional. Sertifikasi ini menjadi bukti formal pengakuan atas kompetensi SDM pariwisata Kebumen.
"Dengan lahirnya para pemandu ekowisata yang kompeten dan profesional, kita sedang membangun fondasi kepariwisataan Kabupaten Kebumen yang tangguh, berkualitas, dan berkelanjutan untuk masa depan," pungkas Kepala Dinas sebelum secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi tersebut.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan individu para peserta, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan standar pelayanan pariwisata di seluruh daya tarik wisata di Kabupaten Kebumen.
