Dari Tradisi ke Generasi, Disparbud Kebumen Perkuat Pelestarian Jamjaneng sebagai WBTbI
Dari Tradisi ke Generasi, Disparbud Kebumen Perkuat Pelestarian Jamjaneng sebagai WBTbI
KEBUMEN – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pentas Seni Tradisi Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) Jamjaneng pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di GOR Bei Wangsa, Desa Karangsari, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas undangan dan para pelaku seni tradisi Jamjaneng dari berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan Jamjaneng sebagai warisan budaya daerah yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Drs. Frans Haidar, M.Pa., didampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Arie Setyarini, S.Pd., M.M. Turut hadir Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kebumen, Moh. Basikun Mualim, serta Ketua Paguyuban Seni Tradisional Jamjaneng Kebumen (PASTRAJAKEB), B.E. Susilohadi, S.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala Disparbud Kabupaten Kebumen menekankan pentingnya peran para pelaku seni dalam menjaga keberlangsungan kesenian tradisional Jamjaneng. Pelestarian perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui pembinaan dan penyiapan generasi penerus agar kesenian ini tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan Grup Jamjaneng An Nur dari Desa Karangsari yang membawakan lantunan syair dan tabuhan khas Jamjaneng. Acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan pemaparan materi oleh Moh. Basikun Mualim dan B.E. Susilohadi, S.Pd. Kedua narasumber membahas strategi pelestarian, penguatan tata kelola kelompok kesenian, serta upaya memperkenalkan Jamjaneng kepada generasi muda.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik menyanyikan lagu-lagu Jamjaneng secara langsung. Kegiatan ditutup dengan pagelaran seni tradisi Jamjaneng yang menampilkan kekhasan irama, syair, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Sosialisasi ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan Pentas Seni Tradisi WBTbI Jamjaneng yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026 di Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun koordinasi dan kesiapan para pelaku seni untuk menyukseskan pagelaran sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap Jamjaneng.
Disparbud Kabupaten Kebumen terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah melalui sinergi antara pemerintah, komunitas seni, dan masyarakat. Dengan keterlibatan berbagai pihak serta penguatan regenerasi, Jamjaneng diharapkan tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Kebumen.
