Pemetaan Potensi Cagar Budaya dan ODCB di Kabupaten Kebumen
Pemetaan Potensi Cagar Budaya dan ODCB di Kabupaten Kebumen
Kabupaten Kebumen menjadi salah satu wilayah sasaran kegiatan Pemetaan Potensi Cagar Budaya (CB) dan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) di Jawa Tengah yang dilaksanakan pada 9–11 September 2026. Kegiatan tahun ini merupakan program DInas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah yang menargetkan enam kabupaten/kota di wilayah eks Karesidenan Kedu sebagai bagian dari upaya mengidentifikasi, mendata, dan mendokumentasikan potensi Cagar Budaya dan ODCB yang terdapat di Jawa Tengah.
Di Kabupaten Kebumen, kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara DISBUDPAREKRAF Provinsi Jawa Tengah, DISPARBUD Kabupaten Kebumen, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Kebumen, dan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Tengah. Pemetaan dilakukan melalui peninjauan langsung terhadap kondisi faktual objek, sekaligus menggali informasi kesejarahan serta aspek-aspek yang berkaitan dengan nilai penting Cagar Budaya sebagai bahan pertimbangan potensi pemeringkatan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Sejumlah objek yang menjadi sasaran kunjungan dan pemetaan meliputi Jembatan Tembana, Lingga Yoni Sumberadi, Situs Batu Kalbut, Masjid Saka Tunggal, Makam Keluarga Kertanegara Banjak Wide, Benteng Van der Wijck, Roemah Martha Tilaar, Gedung A Setda Kebumen, dan SMPN 7 Kebumen.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan observasi kondisi objek, pendataan, dokumentasi, serta pengumpulan informasi terkait sejarah dan nilai penting masing-masing objek. Kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara pemerintah daerah, TACB, dan BPK Jawa Tengah dalam memperkuat data potensi Cagar Budaya dan ODCB di Kabupaten Kebumen.
Dari sejumlah objek yang telah dikunjungi dan dipetakan, akan dipilih 5 objek untuk menjadi bagian dari inventarisasi potensi Cagar Budaya dan ODCB yang akan dimuat dalam Buku Inventaris Potensi Cagar Budaya dan ODCB Jawa Tengah.
Buku tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu basis data dan rujukan bagi pemerintah kabupaten/kota maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menentukan kebijakan pelindungan, pelaksanaan kajian, serta tindak lanjut proses penetapan dan pemeringkatan Cagar Budaya.
Melalui kegiatan pemetaan ini, potensi Cagar Budaya dan ODCB di Kabupaten Kebumen diharapkan dapat terdokumentasi secara lebih sistematis dan komprehensif, sekaligus menjadi dasar penguatan upaya pelindungan dan pelestarian warisan budaya di Jawa Tengah.
