Festival Kitiran 2026 Meriahkan Pantai Mliwis, Hidupkan Tradisi dan Kreativitas Masyarakat Kebumen
Festival Kitiran 2026 Meriahkan Pantai Mliwis, Hidupkan Tradisi dan Kreativitas Masyarakat Kebumen
Kebumen, 25 Agustus 2026 – Semarak budaya dan kreativitas masyarakat mewarnai pelaksanaan Festival Kitiran 2026 yang digelar pada 22–25 Agustus 2026 di Pantai Mliwis, Desa Wisata Kenoyojayan, Kabupaten Kebumen. Festival ini menjadi ruang untuk melestarikan permainan dan tradisi masyarakat sekaligus mendorong kreativitas dalam mengembangkan kitiran sebagai bagian dari potensi budaya dan daya tarik pariwisata daerah.
Mengusung tagline “Tradisi Berputar, Budaya Mengakar, Pariwisata Sumunar”, Festival Kitiran 2026 diikuti oleh sekitar 60 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen. Para peserta menampilkan beragam bentuk dan kreasi kitiran yang terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori Tradisional dan kategori Inovasi.
Kategori Tradisional menghadirkan kitiran yang mengangkat bentuk, karakter, dan nilai-nilai tradisi yang telah berkembang di masyarakat. Sementara itu, kategori Inovasi memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas melalui desain dan konsep kitiran yang lebih beragam dan atraktif.
Setelah melalui proses penilaian, berikut para pemenang Festival Kitiran 2026:
Kategori Tradisional
- Juara I – Kentongan, Desa Kenoyojayan RT 04/01
- Juara II – Bodronolo, SMA Negeri 1 Kutowinangun
- Juara III – Gareng Petruk, Desa Kenoyojayan RT 02/02
- Juara IV – Kelothekan, Desa Kenoyojayan RT 01/01
Kategori Inovasi
- Juara I – Semilir Rowokele, Kecamatan Rowokele
- Juara II – Garuda Mliwis, SMP Negeri 3 Kutowinangun
- Juara III – Sepeda Onthel, Sukma Bambu Sidoluhur
- Juara IV – Bersama Satu Tujuan, Sukma Bambu Sidoluhur
Beragam kreasi yang ditampilkan peserta menunjukkan bahwa kitiran tidak hanya dapat dipandang sebagai permainan tradisional, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi media ekspresi budaya dan kreativitas masyarakat. Penggunaan berbagai bentuk, karakter, dan konsep dalam kitiran menjadi bukti bahwa tradisi dapat terus hidup melalui inovasi dan keterlibatan generasi muda.
Pemilihan Pantai Mliwis, Desa Wisata Kenoyojayan, sebagai lokasi pelaksanaan juga memberikan pengalaman yang berbeda bagi peserta dan pengunjung. Festival memadukan unsur budaya dengan suasana kawasan pesisir, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi ruang pelestarian tradisi, tetapi sekaligus memperkenalkan potensi destinasi wisata Kabupaten Kebumen.
Melalui Festival Kitiran 2026, masyarakat diajak untuk kembali mengenal permainan dan tradisi lokal yang memiliki nilai budaya, sekaligus mengembangkan kreativitas agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk upaya menghidupkan atraksi wisata berbasis budaya yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Festival Kitiran diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai agenda budaya dan pariwisata Kabupaten Kebumen, dengan melibatkan lebih banyak masyarakat, komunitas, sekolah, serta pelaku kreatif dari berbagai wilayah. Dengan demikian, tradisi lokal tidak hanya dipertahankan sebagai warisan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari aktivitas pariwisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Tradisi Berputar, Budaya Mengakar, Pariwisata Sumunar.” Melalui semangat tersebut, Festival Kitiran 2026 menjadi bukti bahwa tradisi dan kreativitas dapat berjalan beriringan untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mengembangkan daya tarik pariwisata Kabupaten Kebumen.
