Disparbud Kebumen Gelar Pelatihan Kelembagaan Kepariwisataan di Desa Gunungmujil
Disparbud Kebumen Gelar Pelatihan Kelembagaan Kepariwisataan di Desa Gunungmujil
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen melaksanakan kegiatan Pelatihan Kelembagaan Bidang Kepariwisataan di Desa Gunungmujil, Kecamatan Kuwarasan pada tanggal 18–20 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat desa dalam mempersiapkan Desa Gunungmujil menuju desa wisata yang berdaya saing.
Pada pembukaan kegiatan, hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Camat Kuwarasan, serta Kepala Desa Gunungmujil sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengembangan Desa Gunungmujil menuju desa wisata.
Dalam sambutannya, Camat Kuwarasan dan Kepala Desa Gunungmujil menyampaikan apresiasi dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut. Kegiatan ini dinilai menjadi langkah positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta menggali potensi desa yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan dan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas sekaligus secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Kelembagaan Bidang Kepariwisataan di Desa Gunungmujil.
Sebagai salah satu desa binaan Disparbud Kabupaten Kebumen, Desa Gunungmujil dinilai memiliki berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Melalui pelatihan ini, masyarakat didorong untuk lebih memahami pentingnya kelembagaan pariwisata serta pengelolaan potensi desa secara terarah dan berkelanjutan.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi pengenalan mengenai Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang disampaikan oleh Bapak Taufiq Hidayat selaku Ketua Forum Komunikasi (FK) Pokdarwis Kabupaten Kebumen. Selanjutnya, peserta juga memperoleh materi mengenai pengelolaan desa wisata dari Suhartono, pengelola Desa Wisata Purangga, yang berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat.
Masih di hari yang sama, materi mengenai tugas pokok dan fungsi Pokdarwis sekaligus pembentukan kepengurusan Pokdarwis dipandu langsung oleh Ibu Asni Tafrikhatin, M.Pd., dosen Politeknik Piksi Ganesha Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan kelembagaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan pariwisata desa.
Pada hari kedua, peserta mengikuti sesi penggalian dan pemetaan potensi unggulan desa yang dipandu oleh Bapak Novanda Alim Setya Nugraha, S.S., M.Hum., C.Ps., C.Mtr., akademisi sekaligus praktisi pengembangan desa wisata. Dalam sesi tersebut, peserta diajak mengenali berbagai potensi yang dimiliki Desa Gunungmujil, mulai dari potensi alam, budaya, kuliner, hingga kearifan lokal yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata khas desa.
Sementara itu, pada hari ketiga dilaksanakan simulasi paket wisata dengan melibatkan siswa-siswi kelas 5 SD Negeri 1 Gunungmujil sebagai peserta wisata. Praktik kepemanduan wisata didampingi oleh Dodi Safrudin dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Dalam simulasi tersebut, peserta pelatihan mempraktikkan secara langsung peran sebagai pemandu wisata yang mendampingi anak-anak berkeliling mengunjungi beberapa titik potensi wisata dan UMKM desa.
Untuk memaksimalkan praktik kepemanduan, para siswa dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mengunjungi UMKM Omah Tahu, dilanjutkan dengan pengenalan seni karawitan, kemudian menuju lokasi pembuatan cokelat karakter. Sementara itu, kelompok kedua mengunjungi UMKM sale pisang dan kerajinan shuttlecock sebelum akhirnya bergabung dengan kelompok pertama di lokasi pembuatan cokelat karakter.
Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan tumbuh semangat bersama antara masyarakat, pelaku usaha, dan generasi muda dalam mewujudkan Desa Gunungmujil sebagai desa wisata yang maju, mandiri, dan membanggakan, sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
