Sambut Libur Lebaran 2026, Disparbud Kebumen Gelar Monev dan Perkuat Sinergi dengan 57 Pengelola Wisata
Sambut Libur Lebaran 2026, Disparbud Kebumen Gelar Monev dan Perkuat Sinergi dengan 57 Pengelola Wisata
KEBUMEN – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen telah merampungkan rangkaian kegiatan Koordinasi, Monitoring, dan Evaluasi (Monev) kepada 57 pengelola Daya Tarik Wisata (DTW), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Desa Wisata. Kegiatan yang berlangsung secara maraton pada 5 hingga 13 Maret 2026 ini menyasar wilayah di 23 kecamatan se-Kabupaten Kebumen.
Fokus utama dari turun lapang ini meliputi tiga agenda penting: memastikan kesiapan sarana prasarana menyambut libur Idul Fitri 2026, mengevaluasi sekaligus memetakan kebutuhan sertifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata, serta sosialisasi sistem pelaporan data kunjungan wisatawan terpadu.
Dari hasil kunjungan tersebut, terdapat beberapa temuan dan catatan positif terkait kesiapan pariwisata Kebumen:
Kesiapan Maksimal DTW Air dan Pantai: Pengelola wisata air (pantai, kolam renang, dan embung) terpantau telah bersiap matang. Koordinasi lintas sektor dengan Polri, TNI, SAR, PMI, dan Puskesmas telah dilakukan. Untuk kenyamanan pengunjung, pengelola telah menyiapkan kantong parkir tambahan, rekayasa lalu lintas, sarana informasi (CCTV dan pengeras suara), hingga kesepakatan penyeragaman harga pedagang lokal. Menariknya, beberapa kawasan pantai kini telah disiagakan oleh petugas bersertifikat khusus penanganan kecelakaan air.
Pendampingan Desa Wisata & Pokdarwis: Kelompok Pokdarwis dan Desa Wisata juga terus berbenah melalui kegiatan bersih-bersih kawasan dan pemasangan rambu. Merespons kendala komunikasi antara pengelola dan pemerintah desa setempat serta minimnya promosi, Disparbud berkomitmen untuk hadir memfasilitasi peningkatan kapasitas SDM dan menjembatani sinergi antar-lembaga desa.
Apresiasi dan Inisiatif Kolaborasi Promosi: Pendekatan komunikasi langsung berbasis kawasan geografis yang dilakukan Disparbud mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat dan pihak swasta. Pertemuan ini membuahkan inisiatif brilian dari para pengelola untuk membuat paket promosi silang (cross-promotion) antar-DTW.
Sebagai tindak lanjut, seluruh pengelola wisata telah menyatakan komitmennya untuk tertib melaporkan data kunjungan secara periodik, terutama pada peak season libur Lebaran mendatang. Para pengelola juga berharap Disparbud dapat memfasilitasi grup komunikasi bersama, membantu promosi lintas instansi (OPD, sekolah, dan kampus), serta melakukan live report langsung dari lokasi wisata saat momen liburan tiba guna mendongkrak semangat pelayanan.
Melalui langkah proaktif ini, Disparbud Kebumen optimis penerapan aksi Sapta Pesona di seluruh destinasi dapat berjalan optimal, sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan Kebumen dengan aman, nyaman, dan berkesan.
