Peringatan Hari Wayang Nasional 2025 di Kebumen: Wujud Apresiasi dan Pelestarian Budaya Bangsa
Peringatan Hari Wayang Nasional 2025 di Kebumen: Wujud Apresiasi dan Pelestarian Budaya Bangsa
Dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional (HWN) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyelenggarakan berbagai kegiatan kebudayaan, termasuk Pagelaran Wayang Kulit Tiga Dalang yang berlangsung di Alun-Alun Pancasila Kebumen, Sabtu (8/11/2025).
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen, H. Zaeni Miftah, yang menyampaikan apresiasi kepada para seniman dan masyarakat Kebumen atas komitmennya dalam menjaga serta melestarikan kesenian wayang sebagai warisan budaya bangsa.
Selain pagelaran wayang kulit, peringatan HWN tahun ini juga dimeriahkan dengan kegiatan “Lomba Bareng Biyunge”, yang diikuti oleh pelajar dari berbagai tingkatan serta masyarakat umum. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai budaya sejak dini melalui kreativitas dan kecintaan terhadap wayang.
Berikut kategori lomba yang dilaksanakan:
- Lomba Melukis Wayang Media Gerabah – untuk siswa SMP/MTs (6 November 2025)
- Lomba Menggambar Wayang – untuk siswa SD/MI kelas 4–6 (6 November 2025)
- Lomba Mewarnai Wayang – untuk PAUD/TK/RA dan SD kelas 1–3 (7 November 2025)
- Lomba Melukis Wayang Media Caping – untuk SMA/MA/SMK dan Umum (8 November 2025)
- Lomba Keristhography
Pada malam puncak HWN, turut diberikan penghargaan kepada para pemenang lomba melukis, menggambar, mewarnai wayang, lomba keristhography, serta penghargaan khusus untuk para dhalang cilik yang telah berpartisipasi dalam pagelaran wayang kulit.
Digelar juga Pameran Wayang dan Tosan Aji yang berlangsung di Pendopo Kabumian pada 6–8 November 2025. Pameran ini menampilkan beragam koleksi wayang, keris, serta benda budaya lainnya yang menjadi saksi kekayaan tradisi Nusantara. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan menjadi sarana edukasi budaya yang menarik bagi pengunjung.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam melestarikan warisan budaya takbenda, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menjaga jati diri bangsa melalui seni dan budaya wayang.
